Komite anugerah pesona indonesia

Komite seleksi terdiri atas para profesional yang telah lama berkecimpung dalam industri Pariwisata, dan berlatang belakang berbeda antaralain Akademisi, Pelaku Bisnis, Media, Influencer, Asosiasi dan pemerintahan. Berbekal pengalaman yang sangat luas dalam dunia pariwisata membuat mereka sangat independen dalam menjalankan perannya sebagai Komite Seleksi.

Melakukan kajian dan melakukan seleksi atas semua usulan-usulan nominasi yang masuk ke penyelenggara API 2021.

Melalui proses sebelumnya yaitu kajian dan seleksi, maka Komite Sleksi dapat menentukan usulan mana saja yang layak menjadi nominasi di Ajang Anugerah Pesona Indonesia, yang selanjutnya ditetapkan dalam surat pemberitahuan kepada seluruh Pemerintah Daerah yang terlibat di ajang API 2021.

steering committee

Muhammad Syafa'at

founder of Anugerah Pesona Indonesia

Selain sebagai founder ajang nasional tahunan Anugerah Pesona Indonesia, juga sebagai founder & CEO Ayojalanjalan.

Berlatar belakang pengalaman 20 tahun lebih berkarir di salah satu penerbangan terbesar BUMN Indonesia yang hingga membawanya melalang buana ke berbagai daerah di Indonesia dan ke beberapa Negara, ini menambah kecintaannya terhadap pariwisata Indonesia yang akhirnya sejak 2014 merintis berbagai kegiatan pengembangan pariwisata di beberapa daerah di Indonesia.

Senang dapat berbuat yang terbaik untuk mengangkat daerah-daerah hingga di pelosok nusantara, dan bangga bisa ikut memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Bangsa dan Negara khususnya melalui pariwisata.

Negeri kita luar biasa kekayaan pariwisatanya, tekadnya mengajak bersama-sama menjadikan Indonesia kiblat pariwisata Dunia.!

Hiro Kristianto

Co-founder and Chairman of Anugerah Pesona Indonesia

Berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam penjualan & pemasaran, perencanaan, pengembangan produk dan pengembangan regional strategis dalam industri penerbangan, perjalanan dan pariwisata yang sangat kompetitif.

Mengawali karir di jaringan retail penjualan rekaman musik dan film, kemudian pindah sebagai Management Trainee hingga mencapai jabatan karir tertinggi di salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia saat itu. Penggemar berat traveling ini akhirnya memutuskan untuk menggeluti dunia pariwisata secara serius dengan mendirikan Ayo Jalan Jalan bersama beberapa rekannya.

Dan semenjak 2016 mulai menjalankan kegiatan Anugerah Pesona Indonesia sebagai salah satu upaya membangkitkan dan mengembangkan Pariwisata Indonesia.

Selain itu, banyak terlibat pula dalam kegiatan pariwisata di daerah seperti Festival Danau Sentani – Kabupaten Jayapura, Pengembangan Media Promosi Pariwisata Berbasis Digital – Kabupaten Maluku Tenggara dan masih banyak lainnya. Saat ini juga sedang fokus dalam pengembangan program digitalisasi tiket di obyek wisata yang di berbagai daerah.

selection committee

Akademisi

ISMETH EMIER OSMAN

Sebagai Wakil Ketua di STP Trisakti membuat kesibukan Bapak ini bisa dibilang seperti tidak ada berhentinya. Tidak hanya berlatar belakang pendidikan di jenjang S2 tetapi berbagai kursus dan pelatihan baik yang bertaraf domestik maupun internasional telah diikuti oleh beliau. Belum terhitung lagi pengalaman professional nya sebagai Asesor, Nara Sumber, Trainer, Team Perumus hingga Project Team Leader di berbagai bidang dan kegiatan Pariwisata baik yang diselenggarakan di lingkungan STP Trisakti sendiri maupun Kementerian Pariwisata dan lembaga atau instansi lainnya.

Salah satunya adalah keterlibatan beliau sebagai Project Team Leader dalam kegiatan Penyusunan Panduan Sapta Pesona yang disleelnggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia di tahun 2003. Jadi bisa dibilang kepiawaian dan pemahaman beliau di bidang Pariwisata sudah tidak bisa diragukan lagi. Hal tersebut juga terbukti dengan terpilihnya beliau menjadi Juri di ajang Abang None Jakarta selama periode tahun 2001 s/d 2015.

Sekarang ini, di usianya yang sudah hampir mendekati masa pensiun tidak membuat beliau berkurang motivasinya dalam terus mengembangkan Pariwisata di Indonesia.

Asosiasi Pariwisata

"MOMOD" BAHRIANSYAH

Lebih dari 25 tahun menggeluti dunia pariwisata membuat hampir seluruh pelaku industri pariwisata Indonesia kenal dengan pria asli Kalimantan Selatan ini. Mengawali karir hanya sebagai ticketing staff pada travel agent di Tanjung Pinang, hingga akhirnya mulai membangun usahanya sendiri dari mulai sebagai KCP Bouraq, KCP Merpati bahkan sempat berkecimpung di dunia pendidikan pariwisata. Hasil jerih payahnya tidak sia-sia, saat ini usahanya sudah berkembang menjadi salah satu pelaku utama di industri pariwisata. Pendiri sekaligus pemilik Bee Trans, Bee Cargo dan Majalah Wisata ini juga sangat aktif dalam berorganisasi, terutama dalam asosiasi atau organisasi yang bergerak dalam memajukan Pariwisata Indonesia.

Lebih akrab dikenal dengan panggilan Momod, pengusaha sukses ini tercatat sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ASITA Jakarta selama periode 2016-2017, Pendiri sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pelaku Priwisata Indonesia (ASPPI) periode tahun 2008-2016 dan saat ini aktif sebagai Ketua Bidang Investasi Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI). Saat ini pun, ayah 3 orang anak ini masih menjabat sebagai Sekjen DPP ASITA.

Pelaku Pariwisata

ETTY TEJALAKSANA

Sebagai seorang entrepreneur yang aktif dalam bidang kewirausahaan dan kepariwisataan, ibu dari lima orang anak ini memiliki keinginan yang kuat untuk mengembangkan UMKM dan pariwisata Indonesia. Dengan pengalamannya di bidang UMKM dan berbekal kecintaannya terhadap pariwisata Indonesia, beliau dipercaya oleh Dinas UMKM DKI Jakarta untuk mengelola lokasi retail terpadu  Galeria Jakarta – CITOS.  Lebih jauh lagi,  saat ini beliau dipercaya oleh Dinas UMKM DKI Jakarta untuk mengelola lokasi retail terpadu Galeria Jakarta-CITOS. Lebih jauh lagi, saat ini beliau juga dipercaya oleh Dinas Pariwisata 10 Provinsi di Indonesia untuk mengelola layanan satu atap kepariwisataan, Indonesia Tourism Information Center, di Kuta-Bali.

IndonesiaTIC merupakan layanan kepariwisataan yang digawangi oleh Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama. Selama beroperasi, IndonesiaTIC telah bekerjasama dan membuat berbagai acara kepariwisataan. Salah satunya adalah Colours of Cultures Festival, yaitu sebuah festival tahunan yang mengusung keragaman pariwisata Indonesia sebagai ujung tombaknya.

Pengamat Pariwisata

DODI RIADI DARWIS

Memulai karirnya sebagai karyawan perusahaan swasta di Pulau Batam, di bidang bisnis yang sangat jauh berbeda dengan dunia Pariwisata. Kiprahnya di dunia Pariwista baru dimulai sejak tahun 2010 sejalan dengan kegiatannya melakukan beberapa studi mengenai Pariwisata bersama Kementerian Pariwisata. Sejak itu pula Pria kelahiran Payakumbuh ini memutuskan melanjutkan jenjang pendidikan S2 di Universitas Sahid Jakarta. Selama berkiprah di dunia Pariwisata sudah cukup banyak riset yang dilakukan, diantaranya adalah Assessment Baseline of Kota Tua Jakarta, Kepulauan Seribu, Karimun Jawa and Dieng Wonosobo (2011) serta Analisa Potensi Industri Kreatif Kota Tua Jakarta, Universitas Sahid Jakarta (2012). Juga aktif mengikuti berbagai pelatihan seperti Adaptive Reuse of Historical Buildings Training (Jakarta Old Town Consortium – 2016), Historical data for Heritage Conservation Training (The Center of Data for Architecture – 2016), Jakarta Heritage Academy (Erasmus Huis–The Embassy of Royal Netherlands – 2016), Utilization of Open Public Space in Heritage site (Jakarta Conservatory Body – 2017). Berbagai pengalaman dan pelatihan di bidang konservasi bangunan bersejarah ini sepertinya yang membawanya ke posisi sekarang ini sebagai PIC Kota Tua dan Kepulauan Seribu (Mitra Percepatan 10 Destinasi Utama Indonesia)

Senior Blogger

ASTIN SOEKANTO

Blogger yang berdomisili di Semarang ini sangat aktif dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia melalui website-nya astinsoekanto.com. Dengan latar belakang pengalaman puluhan tahun di bidang radio broadcast, baik sebagai penyiar maupun di kursi manajemen, wanita penyuka kain tenun ini sudah cukup lama juga berkecimpung di bisnis penyiaran radio. Mulai dari RCT FM, INDIKA FM hingga yang terakhir IDOLA FM.

Pengalaman tersebut itu juga yang sekarang membawanya menjadi seorang tenaga pengajar di salah satu universitas swasta di kota Semarang, dengan mata kuliah program Pendidikan Ilmu Komunikasi. Spesialisasinya juga tidak jauh dari dunia pariwisata yaitu Branding, Tourism Brand & Communication, Art Communication, Creative Economy serta juga aktif dalam berbagai riset yang terkait dengan dunia pariwisata.

Journalist, Author

ITA SEMBIRING

Ibu yang satu ini punya segudang pengalaman yang sangat luar biasa. Bahasa kerennya, “she has a very colourful life”. Lulusan dari FISIP Universitas Indonesia ini memulai karir sebagai Tour Leader di salah satu lembaga pelatihan Bahas Inggris ternama. Selanjutnya pernah berkarir sebagai staf pengajar di Universitas Tarumanagara, PR Manager AMWAY Indonesia hingga General Manager sebuah hotel di Bali.

Selain sibuk berkarir, ternyata masih sempat juga untuk menekuni hobi menulisnya. Tercatat menjadi kontributor di berbagai media seperti KCM, Majalah Femina, MALE hingga Appetite Journey. Di sela-sela semua kegiatan tersebut, masih sempat pula untuk menulis buku. Saking produktifnya, hingga saat ini sudah lebih dari 15 buku yang telah ditulis dan diterbitkan.

Tak hanya menulis dan berkarir, ternyata wanita super satu ini juga aktif menekuni dunia cinematografi dan pertunjukan, baik sebagai penulis skenario hingga produser. Bahkan, akhir-akhir ini juga aktif sebagai moderator ataupun speaker pada berbagai kegiatan seminar dengan materi mulai dari parenting hingga seni pertunjukan.

What committe say

Kejayaan pariwisata di ajang API telah menjadi kunci dan inspirasi bagaimana mengangkat ribuan rahasia yang tersebar hingga pelosok Nusantara ..

MUHAMMAD SYAFA'AT

Bukan sekedar pengembangan destinasi pariwisata saja, ajang API mengedukasi dan membangkitkan minat serta kebanggaan SDM dalam sektor pariwisata daerah di Indonesia

ISMETH EMIER OSMAN

Timeline

Feb – May : Nominees Selection
May : Nominees Announcement
Jun – Oct : Campaign dan Voting Period