Tim Seleksi

Barhriansyah

Bahriansyah (Momod)

Lebih dari 25 tahun menggeluti dunia pariwisata membuat hamper seluruh pelaku industry pariwisata Indonesia knal dengan pria asli Kalimantan Selatan ini. Mengawali karir hanya sebagai ticketing staff pada travel agent di Tanjung Pinang, hingga akhirnya mulai membangun usahanya sendiri dari mulai sebagai KCP Bouraq, KCP Merpati bahkan sempat berkecimpung di dunia pendidikan pariwisata. Hasil jerih payahnya tidak sia-sia, saat ini usahanya sudah berkembang menjadi salah satu pelaku utama di industri pariwisata. Pendiri sekaligus pemilik Bee Trans, Bee Cargo dan Majalah Wisata ini juga sangat aktif dalam berorganisasi, terutama dalam asosiasi atau organisasi yang bergerak dalam memajukan Pariwisata Indonesia. Lebih akrab dikenal dengan panggilan Momod, pengusaha sukses ini tercatat sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ASITA Jakarta selama periode 2016-2017, Pendiri sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pelaku Priwisata Indonesia (ASPPI) periode tahun 2008-2016 dan saat ini aktif sebagai Ketua Bidang Investasi Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI)

Barhriansyah

Endy Purwanto

Pria kelahiran Surabaya yang telah berkecimpung dalam dunia jurnalistik selama lebih dari 35 tahun. Mengawali karir dalam dunia jurnalisitik sebagai wartawan dan redaksi Majalah Fakta di Surabaya. Lulusan dari Akademi Wartawan Surabaya tahun 1985 ini pernah bekerja sebagai wartawan di Harian Bali Post selama sekitar 18 tahun sebelum pindah ke berbagai media lainnya seperti Harian Metro Riau, Majalah Bandara, Majalah ITECH hingga akhirnya sejak 2 tahun terakhir menjabat sebagai Redaksi Pelaksana media online bisniswisata.co.id Sebagai seorang jurnalis yang terbilang senior, pertanyaan maupun pendapat yang disampaikan selalu bersifat tajam dan mengena pada pokok permasalahan. Hal ini tidak mengherankan mengingat beliau sudah cukup sering memenangkan lomba dan penghargaan di bidang jurnalistik. Salah satunya dan yang paling terbaru adalah penghargaan The Best Journalist Award Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. Kehadirannya sebagai bagian dari tim perumus pada ajang Anugerah Pesona Indonesia 2017 sangat berperan penting untuk mengisi ruang pendapat dari sisi jurnalistik

Barhriansyah

Etty Tejalaksana

Sebagai seorang entrepreneur yang aktif dalam bidang kewirausahaan dan kepariwisataan, ibu dari lima orang anak ini memiliki keinginan yang kuat untuk mengembangkan UMKM dan pariwisata Indonesia. Dengan pengalamannya di bidang UMKM dan berbekal kecintaannya terhadap pariwisata Indonesia, beliau dipercaya oleh Dinas UMKM DKI Jakarta untuk mengelola lokasi retail terpadu Galeria Jakarta-CITOS. Lebih jauh lagi, saat ini beliau juga dipercaya oleh Dinas Pariwisata 10 Provinsi di Indonesia untuk mengelola layanan satu atap kepariwisataan, Indonesia Tourism Information Center, di Kuta-Bali. IndonesiaTIC merupakan layanan kepariwisataan yang digawangi oleh Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama. Selama beroperasi, IndonesiaTIC telah bekerjasama dan membuat berbagai acara kepariwisataan. Salah satunya adalah Colours of Cultures Festival, yaitu sebuah festival tahunan yang mengusung keragaman pariwisata Indonesia sebagai ujung tombaknya.

Barhriansyah

Reno Permana

Mengawali karir di dunia broadcast televisi sejak tahun 1999. Berawal dari TVRI, Bintang Advis Multimedia hingga menjadi Executive Producer di Metro TV. Pernah pula menjabat sebagai sebagai Direktur Operasional di Efarina Televisi, Sumatera Utara. Dedikasinya pada dunia broadcast televisi, khususnya karya film-film dokumenter telah melahirkan berbagai penghargaan seperti Best Highly Commanded untuk Documentary Program dengan film berjudul “Para Pemberani di Tengah Tsunami”. Juga penghargaan Program Dokumenter Terbaik melalui program Oasis dengan episode berjudul “Sesaji di Batas Nurani”. Selama menjadi profesional televisi di Metro TV, ia juga banyak menghasilkan program wisata-budaya dan keindahan Nusantara berkualitas dan mendapatkan beragam penghargaan. Seperti pemenang pertama pada ajang Anugerah Pewarta Wisata Indonesia tahun 2011 melalui program Archipelago berjudul “Banda Neira Paradise Island. Serta keluar sebagai peringkat ke-2 pada ajang yang sama di tahun 2010 melalui program Archipelago berjudul “Moni, Suku Pegunungan Papua”: Kini ia menjabat sebagai Direktur Utama Saka Nusantara, yang fokus pada bidang konsultan media-branding, event organizer, serta pengembangan creative content seputar budaya, sejarah, keindahan Nusantara, dan masyarakat serta kearifan lokal Indonesia.

Barhriansyah

Taufan Gio

Blogger yang berdomisili di Bogor ini sangat aktif dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia melalui website-nya www.disgiovery.com yang didirikan sejak tahun 2013. Selain aktif sebagai blogger, lajang satu ini juga tercatat sebagai travel contributor untuk beberapa media online dan inflight magazine. Selain sebagai penggemar kegiatan menyelam dan wisata pantai, Gio (sebagaimana dia biasa dipanggil) juga sangat suka melakukan explorasi yang bersifat alam, budaya dan human interest. Tercatat sudah cukup banyak merk ternama yang bekerjasama dengannya seperti Traveloka, Huawei, Agoda, Airy Room, Zalora dan PT. KAI. Kemampuannya dalam membuat tulisan atau artikel dalam bilingual (Bahasa Indonesia dan Inggris) membuat beberapa brand pariwisata luar negeri, seperti Amazing Thailand dan Malaysia Truly Asia, juga pernah mengajaknya bekerjasama. Tidak puas dengan menyandang sebutan sebagai blogger, travel writer dan photographer, dia pun juga beranjak untuk menyandang sebutan baru sebagai penulis buku. Beberapa waktu lalu, bukunya yang ketiga telah dipublikasikan oleh salah satu penerbit utama di Indonesia.

Barhriansyah

Ismeth Emier Osman

Sebagai Wakil Ketua di STP Trisakti membuat kesibukan Bapak ini bisa dibilang seperti tidak ada berhentinya. Tidak hanya berlatar belakang pendidikan di jenjang S2 tetapi berbagai kursus dan pelatihan baik yang bertaraf domestik maupun internasional telah diikuti oleh beliau. Belum terhitung lagi pengalaman professional nya sebagai Asesor, Nara Sumber, Trainer, Team Perumus hingga Project Team Leader di berbagai bidang dan kegiatan Pariwisata baik yang diselenggarakan di lingkungan STP Trisakti sendiri maupun Kementerian Pariwisata dan lembaga atau instansi lainnya.